Tjakrabirawa Teknologi Indonesia
Solutions
Product
Cyber News
Blog
About Us

Cyber Attack Hotline


BOHONG Kalau Cuma Scanner Biasa: Shannon Ternyata Bisa Eksekusi Eksploit Asli Secara Otonom!

Tjakrabirawa Team

Tjakrabirawa Team

February 9, 2026

illustration

Pernah ngerasa gak kalau alat pemindai keamanan yang kamu pakai selama ini cuma bisa kasih tumpukan laporan yang ujung-ujungnya bikin pusing? Bayangin kamu lagi santai memantau sistem, tapi tiba-tiba ada alat yang gak cuma nemuin lubang keamanan, tapi juga bisa langsung ngebuktin cara jebolnya secepat kilat. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap semua alat pentesting itu sama saja karena cuma berhenti di analisis statistik yang membosankan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang Shannon, sebuah terobosan AI otonom yang siap bikin para profesional keamanan siber geleng-geleng kepala.

Kenapa Shannon Jauh Lebih Gila dari Security Tools yang Pernah Lo Kenal

Sebagian besar alat keamanan yang ada hari ini biasanya cuma berhenti di tahap analisis statis atau memberikan peringatan berdasarkan pola yang sudah lama. Fakta pembuka yang harus kamu tahu adalah alat-alat konvensional tersebut sering kali menghasilkan banyak laporan palsu yang justru membuang-buang waktu tim keamanan kamu. Shannon melangkah jauh lebih berani dengan melakukan analisis kode sumber secara mendalam untuk mengidentifikasi jalur serangan yang benar-benar nyata.

Hal yang bikin Shannon makin ngeri adalah kemampuannya untuk mengeksekusi eksploitasi langsung di dalam browser tanpa bantuan tangan manusia sedikit pun. Dia bukan cuma sekadar pemindai pasif, melainkan penguji penetrasi AI otonom yang hanya melaporkan temuan jika eksploitasi tersebut terbukti berhasil. Dengan cara ini, kamu gak bakal lagi dapet laporan sampah yang gak ada gunanya buat keamanan sistem kamu yang berharga.

Transisi natural ini membawa kita pada rahasia di balik layar tentang bagaimana AI ini bisa bekerja secerdas tim peretas profesional.

Cara Kerja Shannon yang Meniru Persis Gerakan Human Red Team Berpengalaman

Secara teknis, Shannon dibangun untuk meniru alur kerja tim peretas manusia mulai dari tahap pengintaian hingga pelaporan akhir. Dia melakukan pemetaan aliran data langsung dari kode sumber dan menjalankan agen secara paralel untuk mempercepat proses pencarian celah keamanan. Fokus utamanya gak main-main, yaitu pada cacat kritis yang sering menjadi incaran peretas seperti injeksi, pencurian otentikasi, hingga kerentanan IDOR.

Hebatnya lagi, Shannon menggunakan peralatan standar industri seperti Nmap dan otomasi browser untuk memastikan setiap langkahnya sesuai dengan protokol keamanan yang berlaku. Kecepatan dan ketepatannya dalam menganalisis setiap detail kode bikin dia bisa nemuin celah yang mungkin terlewat oleh mata manusia yang sudah kelelahan. Ini adalah evolusi nyata di mana AI gak cuma jadi asisten, tapi sudah menjadi eksekutor yang sangat mandiri dan presisi.

Tapi tunggu dulu, kamu pasti penasaran seberapa efektif alat ini jika dibandingkan dengan manusia asli di lapangan kerja nyata.

Skor Gila 96 Persen: Shannon Terbukti Berhasil Kalahkan Kecepatan Manusia

Dalam sebuah uji coba menggunakan tolok ukur XBOW, Shannon berhasil mencatatkan tingkat keberhasilan yang bikin speechless yaitu sebesar 96,15%. Angka statistik ini jauh melampaui kemampuan penguji penetrasi manusia yang rata-rata hanya mencapai 85% dalam waktu pengerjaan sekitar 40 jam. Ini membuktikan bahwa Shannon jauh lebih cepat, lebih konsisten, dan yang paling penting adalah dia tidak bergantung pada rasa lelah atau mood seperti manusia

Data menunjukkan bahwa Shannon sudah berhasil mengonfirmasi lebih dari 20 kerentanan kritis pada aplikasi populer seperti OWASP Juice Shop dan Capital API. Dia mampu melakukan bypass otentikasi hingga pencurian database secara otomatis tanpa ada kendala teknis yang berarti. Kemampuan ini menunjukkan bahwa era di mana AI bisa mencapai kompromi aplikasi secara penuh dan otonom sudah benar-benar tiba di depan mata kita sekarang.

Nah, sekarang kamu harus tahu spesifikasi teknisnya buat mastiin sistem kamu siap menghadapi kekuatan AI yang satu ini.

Pro Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Menggunakan Shannon di Sistem Kamu

Tips pertama yang perlu kamu perhatikan adalah Shannon dibangun untuk berjalan di lingkungan Docker yang fleksibel dan sudah mendukung login dengan otentikasi dua faktor atau 2FA. Selanjutnya, kamu perlu tahu bahwa waktu pengerjaannya sangat singkat, hanya sekitar satu hingga satu setengah jam dengan biaya operasional yang sangat murah, yaitu sekitar 50 dolar saja per putaran. Dan yang terakhir, pastikan kamu selalu memberikan otorisasi resmi karena Shannon tidak direkomendasikan untuk lingkungan produksi secara langsung mengingat sifat eksploitasinya yang bisa bermutasi secara liar.

Kesimpulan

Jadi intinya Shannon adalah masa depan keamanan siber yang gak cuma pinter nemuin bug, tapi juga jago ngebuktin kelemahannya lewat eksploitasi nyata. Coba deh bayangkan betapa amannya sistem kamu kalau setiap jam ada AI yang jagain dan ngetes pertahanan kamu secara otomatis! Kamu udah siap belum ngasih kepercayaan penuh ke AI buat ngetes sistem perusahaan kamu sendiri? Selalu ingat bahwa di era rilis aplikasi yang super cepat ini, pengujian penetrasi tahunan cuma bakal jadi titik buta yang sangat berbahaya bagi bisnis kamu.

Table of contents

Kenapa Shannon Jauh Lebih Gila dari Security Tools yang Pernah Lo Kenal

Cara Kerja Shannon yang Meniru Persis Gerakan Human Red Team Berpengalaman

Skor Gila 96 Persen: Shannon Terbukti Berhasil Kalahkan Kecepatan Manusia

Pro Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Menggunakan Shannon di Sistem Kamu

Kesimpulan

Tags:

#Research
#Security

Continue Reading

article cover

BOHONG Kalau Cuma Scanner Biasa: Shannon Ternyata Bisa Eksekusi Eksploit Asli Secara Otonom!

Pernah ngerasa gak kalau alat pemindai keamanan yang kamu pakai selama ini cuma bisa kasih tumpukan laporan yang ujung-ujungnya bikin pusing? Bayangin kamu lagi santai memantau sistem, tapi tiba-tiba ada alat yang gak cuma nemuin lubang keamanan, tapi juga bisa langsung ngebuktin cara jebolnya secepat kilat. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap semua alat pentesting itu sama saja karena cuma berhenti di analisis statistik yang membosankan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang Shannon, sebuah terobosan AI otonom yang siap bikin para profesional keamanan siber geleng-geleng kepala.

Read More

article cover

Indirect Prompt Injection: Cara Licik Hacker Bajak AI Lo Lewat Website dan PDF!

Pernah ngerasa gak kalau ChatGPT atau asisten AI kamu tiba-tiba ngasih jawaban yang aneh atau malah maksa kamu buka link mencurigakan? Bayangin kamu lagi minta AI buat ngerangkum isi sebuah website, tapi tanpa kamu sadari, AI itu malah lagi disuruh hacker buat nyuri data pribadi kamu di balik layar. Kebanyakan orang salah kaprah dan mikir kalau AI itu cuma bakal nurutin perintah kita sebagai user, padahal kenyataannya ada celah berbahaya yang disebut Indirect Prompt Injection. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang bagaimana hacker bisa "nyusupin" perintah rahasia ke AI tanpa kamu ketik sepatah kata pun.

Read More

article cover

Ini yang Mungkin Kamu Lewatkan di Dunia AI & Cybersecurity (5-12 Januari)

Pernah ngerasa gak kalau seminggu aja gak update berita teknologi, rasanya kayak ketinggalan satu dekade? Bayangin kamu lagi sibuk kerja, tapi di luar sana dunia AI dan keamanan siber lagi mengalami guncangan besar yang bisa berdampak langsung ke gadget atau data pribadi kamu. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap berita teknologi itu membosankan, padahal apa yang terjadi seminggu terakhir ini benar-benar bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Di artikel ini, kamu bakal nemuin rangkuman peristiwa paling krusial yang terjadi selama tanggal 5 hingga 12 Januari 2026 yang wajib kamu tahu.

Read More

article cover

Respons Instagram Soal Dugaan Data Bocor dan Reset Password Massal

Pernah ngerasa gak kalau tiba-tiba ada email masuk yang minta kamu atur ulang kata sandi padahal kamu lagi asik santai? Bayangin kamu lagi buka HP, lalu ada notifikasi Instagram reset password massal yang gak pernah kamu minta sama sekali. Kebanyakan orang salah kaprah dan langsung panik karena mengira akun Instagram kena hack saat itu juga. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta sebenarnya di balik kegaduhan dugaan data bocor Instagram yang lagi ramai diperbincangkan di media sosial ini.

Read More

article cover

Microsoft Gak Mau Lo Tahu Ini: Fitur Baru Copilot Ternyata Bisa Dipakai Buat Nyamar Jadi Lo!

Pernah ngerasa gak kalau teknologi yang harusnya ngebantu kita malah bisa jadi senjata makan tuan? Bayangin kamu lagi asik kerja, tapi tiba-tiba ada email keluar atas nama kamu yang isinya sangat berbahaya tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah tentang keamanan AI dan menganggap fitur terbaru pasti lebih aman, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik fitur "Connected Agents" milik Microsoft yang baru saja terbongkar risikonya.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

Tjakrabirawa Teknologi Indonesia

For customer service, please email us support@tjakrabirawa.id

instagramfacebooklinkedin

Solutions

Audit & ComplianceVAPTDevSecOps

Support

BlogNewsFAQPrivacy PolicyTerms of Service

© 2025 Tjakrabirawa Teknologi Indonesia. All Rights Reserved.