Tjakrabirawa Teknologi Indonesia
Solutions
Product
Cyber News
Blog
About Us

Cyber Attack Hotline


3 Trends Redefining Cyber Risks in 2026: Data 623 Ribu Nasabah Allo Bank Dijual Cuma 30 Juta Rupiah!

Tjakrabirawa Team

Tjakrabirawa Team

February 25, 2026

illustration

Pernah ngerasa gak kalau aplikasi bank digital yang kamu anggap aman banget ternyata bisa jadi pintu masuk paling lebar buat peretas nyolong identitas kamu? Bayangin kamu lagi asik cek saldo, tapi di saat yang sama informasi tempat tanggal lahir sampai nama ibu kandung kamu lagi ditawar-tawarkan di pasar gelap dengan harga yang sangat murah. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa datanya gak berharga, padahal kenyataannya ancaman cyber terbaru di tahun 2026 ini menunjukkan bahwa data sekecil apa pun bisa jadi senjata mematikan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan di balik perkembangan keamanan cyber yang melibatkan Allo Bank dan bagaimana tren keamanan digital bakal berubah total gara-gara insiden ini.

Pencurian Identitas Massal: Saat Data Sensitif Allo Bank Jatuh ke Tangan Salah

Kondisi ini semakin diperparah karena kebocoran data tersebut mencakup detail yang sangat personal seperti tempat tanggal lahir, alamat rumah, bahkan nama ibu kandung kamu. Dalam dunia perbankan, nama ibu kandung adalah kunci otentikasi paling vital, dan bayangkan jika rahasia itu sekarang sudah bukan rahasia lagi bagi para peretas. Insiden ini menjadi peringatan keras bagi manajemen risiko cyber di Indonesia bahwa sistem yang terlihat canggih pun masih punya celah fatal yang bisa ditembus kapan saja.

Transisi natural ini membawa kita pada fakta miris lainnya mengenai seberapa murah harga privasi kamu di mata para pelaku kriminal siber di tahun 2026.

Cuma Dua Ribu Dollar: Harga Murah Untuk Histori Transaksi Dan Saldo Kamu

Hal yang bikin geleng-geleng kepala adalah aktor ancaman tersebut dilaporkan menawarkan seluruh database rahasia tersebut dengan harga hanya sekitar $2.000 atau sekitar 31 juta rupiah saja. Bayangkan saja, data sensitif milik ratusan ribu orang yang mencakup histori transaksi dan saldo akun mereka diduga ikut terpapar dan dijual dengan harga yang sangat tidak sebanding dengan potensi kerugiannya. Fakta menariknya adalah informasi saldo ini bisa memudahkan peretas untuk memetakan siapa saja nasabah yang paling menguntungkan untuk dijadikan target serangan lanjutan.

Kejadian ini membuktikan bahwa keamanan data di tahun 2026 bukan lagi soal menjaga sistem agar tidak mati, tapi soal melindungi setiap bit informasi agar tidak keluar dari jalur resmi. Jika data transaksi kamu sudah terpapar, peretas bisa mempelajari pola pengeluaran kamu untuk melakukan penipuan berbasis psikologi atau social engineering yang sangat meyakinkan. Ini adalah salah satu bentuk ancaman cyber global yang paling menakutkan karena serangan yang dilancarkan nantinya bakal terasa sangat personal dan sulit dibedakan dengan instruksi asli dari bank.

Nah, sekarang kamu pasti penasaran kenapa insiden ini bisa disebut sebagai bagian dari pergeseran besar dalam tren keamanan cyber 2026.

Serangan Berbasis AI Dan Tantangan Keamanan Sistem Digital Masa Depan

Insiden Allo Bank ini menunjukkan bahwa keamanan sistem digital kita masih sering mengandalkan sistem pertahanan lama yang mudah diakali oleh serangan berbasis AI. Di tahun 2026, para hacker sudah mulai menggunakan kecerdasan buatan untuk menemukan celah secara otomatis dan melakukan ekstraksi data dalam skala yang sangat besar tanpa terdeteksi. Oleh karena itu, penerapan AI dalam keamanan cyber harus segera diimbangi dengan strategi pertahanan yang jauh lebih adaptif dan pintar.

Ancaman cyber terbaru saat ini juga mulai menyasar keamanan cloud dan keamanan rantai pasok, di mana satu kebocoran kecil bisa berdampak pada jutaan ekosistem pengguna sekaligus. Kamu harus sadar bahwa di era perkembangan keamanan cyber yang gila-gilaan ini, pertahanan yang statis cuma bakal jadi sasaran empuk buat peretas yang terus berevolusi. Perusahaan harus mulai melakukan manajemen risiko cyber yang lebih proaktif dengan menerapkan konsep zero trust security agar tidak ada satu pun akses yang dipercaya secara buta tanpa verifikasi ketat.

Pro Tips Mengalami Kebocoran Data Yang Gak Bisa Kamu Hindari

Tips pertama yang perlu kamu perhatikan adalah jangan pernah menggunakan nama ibu kandung yang sebenarnya sebagai jawaban untuk pertanyaan keamanan di aplikasi apa pun, melainkan gunakanlah kata sandi unik lainnya. Selanjutnya, kamu wajib banget mengaktifkan autentikasi dua faktor yang tidak berbasis SMS untuk mencegah peretasan lewat kloning kartu SIM oleh pelaku pencurian identitas. Dan yang terakhir, rutinlah mengganti kata sandi secara berkala dan pastikan kamu tidak menggunakan satu kata sandi yang sama untuk semua akun keuangan agar tidak terjadi efek domino saat salah satu platform terkena kebocoran data.

Kesimpulan

Jadi intinya data ratusan ribu nasabah yang diduga bocor ini adalah pengingat keras kalau identitas kamu adalah aset yang harus kamu jaga sendiri dengan sangat ketat. Coba deh cek sekarang juga pengaturan keamanan di aplikasi bank digital kamu, jangan-jangan ada fitur proteksi tambahan yang belum kamu aktifkan sama sekali! Kamu sendiri merasa was-was gak sih setelah tahu kalau data penting kayak nama ibu kandung bisa dijual bebas di forum gelap? Selalu ingat bahwa di era digital ini, kewaspadaan kamu adalah antivirus terbaik sebelum ancaman cyber terbaru mengetuk pintu privasi kamu.

Table of contents

Pencurian Identitas Massal: Saat Data Sensitif Allo Bank Jatuh ke Tangan Salah

Cuma Dua Ribu Dollar: Harga Murah Untuk Histori Transaksi Dan Saldo Kamu

Serangan Berbasis AI Dan Tantangan Keamanan Sistem Digital Masa Depan

Pro Tips Mengalami Kebocoran Data Yang Gak Bisa Kamu Hindari

Kesimpulan

Tags:

#Research
#Security

Continue Reading

article cover

Jangan Jadi Maling Sebelum Baca Ini: AI 'Cepu' Terbaru Lexius Bakal Bikin Lo Gak Bisa Kabur!

Pernah ngerasa gak kalau maling di toko makin pinter dan susah banget ditangkep akhir-akhir ini? Bayangin kamu punya toko, dan setiap kali ada orang nyelipin cokelat ke saku, HP kamu langsung bunyi ngasih tahu kejadiannya saat itu juga lengkap dengan videonya. Kebanyakan orang salah kaprah mikir kalau CCTV biasa udah cukup, padahal tanpa otak AI, itu cuma rekaman basi yang baru dilihat pas barang udah hilang. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta gila di balik Lexius, startup AI keamanan dari Y Combinator yang bakal bikin para pengutil keringat dingin.

Read More

article cover

3 Trends Redefining Cyber Risks in 2026: Data 623 Ribu Nasabah Allo Bank Dijual Cuma 30 Juta Rupiah!

Pernah ngerasa gak kalau aplikasi bank digital yang kamu anggap aman banget ternyata bisa jadi pintu masuk paling lebar buat peretas nyolong identitas kamu? Bayangin kamu lagi asik cek saldo, tapi di saat yang sama informasi tempat tanggal lahir sampai nama ibu kandung kamu lagi ditawar-tawarkan di pasar gelap dengan harga yang sangat murah. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa datanya gak berharga, padahal kenyataannya ancaman cyber terbaru di tahun 2026 ini menunjukkan bahwa data sekecil apa pun bisa jadi senjata mematikan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan di balik perkembangan keamanan cyber yang melibatkan Allo Bank dan bagaimana tren keamanan digital bakal berubah total gara-gara insiden ini.

Read More

article cover

Hacker Bongkar Rahasia Holywings: 60 Ribu Data Pribadi dan Jabatan Dijual di Dark Forum!

Pernah kepikiran gak kalau riwayat nongkrong kamu bisa jadi bumerang buat privasi kamu sendiri? Bayangin kamu lagi santai pesan meja untuk akhir pekan, tapi ternyata semua detail identitas kamu sudah terdaftar di pasar gelap digital tanpa izin sedikit pun. Banyak orang salah kaprah dan merasa data mereka aman di aplikasi restoran, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta gila di balik kasus kebocoran data Holywings yang bikin gempar dunia teknologi awal tahun ini.

Read More

article cover

UU PDP Sudah Berlaku Tapi... Benarkah Data Kita Masih Jadi Incaran Empuk?

Pernah ngerasa gak kalau baru aja ngomongin suatu barang, tiba-tiba iklannya langsung muncul di media sosial kamu? Bayangin kamu lagi asik scrolling, tapi di balik layar ada ribuan data pribadi kamu yang mungkin sedang berpindah tangan tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa aman karena Indonesia sudah punya aturan hukum, padahal kenyataannya regulasi tanpa eksekusi itu cuma macan kertas. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta pahit kenapa UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) kita masih jauh dari kata efektif untuk melindungi jempol kamu.

Read More

article cover

n8n Hacked From Zero Login: Satu Bug, Semua Secrets & Workflow Bocor

Pernah ngerasa gak kalau sistem otomasi yang kamu andalkan buat bikin kerjaan jadi simpel justru bisa jadi pintu masuk paling lebar buat peretas? Bayangin kamu sudah capek-capek nyusun alur kerja yang rumit, menyimpan semua kunci akses API perusahaan, hingga data pelanggan, tapi semuanya bisa dicuri cuma lewat satu celah kecil tanpa peretas perlu login sama sekali. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa aman selama mereka sudah pasang password yang kuat, padahal kenyataannya ada bug fatal yang bisa bikin pertahanan itu gak berguna sama sekali. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik kerentanan kritis bernama Ni8mare yang baru saja mengguncang platform n8n.

Read More

article cover

Kesepakatan Rp944 Miliar! Kemhan Gandeng ITSEC Asia Perkuat Pertahanan Siber AI

Pernah ngerasa gak kalau ancaman perang zaman sekarang bukan lagi soal adu fisik, tapi soal adu kecanggihan algoritma di ruang siber? Bayangin sebuah negara bisa lumpuh total hanya karena serangan digital yang tidak terlihat mata, namun dampaknya bisa merusak seluruh infrastruktur vital. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap pertahanan negara cuma soal alutsista fisik, padahal kenyataannya ancaman berbasis kecerdasan buatan atau AI sudah ada di depan mata. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta di balik kerja sama raksasa senilai Rp944 miliar antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan ITSEC Asia untuk membentengi kedaulatan digital Indonesia.

Read More

article cover

BOHONG Kalau Cuma Scanner Biasa: Shannon Ternyata Bisa Eksekusi Eksploit Asli Secara Otonom!

Pernah ngerasa gak kalau alat pemindai keamanan yang kamu pakai selama ini cuma bisa kasih tumpukan laporan yang ujung-ujungnya bikin pusing? Bayangin kamu lagi santai memantau sistem, tapi tiba-tiba ada alat yang gak cuma nemuin lubang keamanan, tapi juga bisa langsung ngebuktin cara jebolnya secepat kilat. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap semua alat pentesting itu sama saja karena cuma berhenti di analisis statistik yang membosankan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang Shannon, sebuah terobosan AI otonom yang siap bikin para profesional keamanan siber geleng-geleng kepala.

Read More

article cover

Indirect Prompt Injection: Cara Licik Hacker Bajak AI Lo Lewat Website dan PDF!

Pernah ngerasa gak kalau ChatGPT atau asisten AI kamu tiba-tiba ngasih jawaban yang aneh atau malah maksa kamu buka link mencurigakan? Bayangin kamu lagi minta AI buat ngerangkum isi sebuah website, tapi tanpa kamu sadari, AI itu malah lagi disuruh hacker buat nyuri data pribadi kamu di balik layar. Kebanyakan orang salah kaprah dan mikir kalau AI itu cuma bakal nurutin perintah kita sebagai user, padahal kenyataannya ada celah berbahaya yang disebut Indirect Prompt Injection. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang bagaimana hacker bisa "nyusupin" perintah rahasia ke AI tanpa kamu ketik sepatah kata pun.

Read More

article cover

Ini yang Mungkin Kamu Lewatkan di Dunia AI & Cybersecurity (5-12 Januari)

Pernah ngerasa gak kalau seminggu aja gak update berita teknologi, rasanya kayak ketinggalan satu dekade? Bayangin kamu lagi sibuk kerja, tapi di luar sana dunia AI dan keamanan siber lagi mengalami guncangan besar yang bisa berdampak langsung ke gadget atau data pribadi kamu. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap berita teknologi itu membosankan, padahal apa yang terjadi seminggu terakhir ini benar-benar bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Di artikel ini, kamu bakal nemuin rangkuman peristiwa paling krusial yang terjadi selama tanggal 5 hingga 12 Januari 2026 yang wajib kamu tahu.

Read More

article cover

Respons Instagram Soal Dugaan Data Bocor dan Reset Password Massal

Pernah ngerasa gak kalau tiba-tiba ada email masuk yang minta kamu atur ulang kata sandi padahal kamu lagi asik santai? Bayangin kamu lagi buka HP, lalu ada notifikasi Instagram reset password massal yang gak pernah kamu minta sama sekali. Kebanyakan orang salah kaprah dan langsung panik karena mengira akun Instagram kena hack saat itu juga. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta sebenarnya di balik kegaduhan dugaan data bocor Instagram yang lagi ramai diperbincangkan di media sosial ini.

Read More

article cover

Microsoft Gak Mau Lo Tahu Ini: Fitur Baru Copilot Ternyata Bisa Dipakai Buat Nyamar Jadi Lo!

Pernah ngerasa gak kalau teknologi yang harusnya ngebantu kita malah bisa jadi senjata makan tuan? Bayangin kamu lagi asik kerja, tapi tiba-tiba ada email keluar atas nama kamu yang isinya sangat berbahaya tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah tentang keamanan AI dan menganggap fitur terbaru pasti lebih aman, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik fitur "Connected Agents" milik Microsoft yang baru saja terbongkar risikonya.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

Tjakrabirawa Teknologi Indonesia

For customer service, please email us support@tjakrabirawa.id

instagramfacebooklinkedin

Solutions

Audit & ComplianceVAPTDevSecOps

Support

BlogNewsFAQPrivacy PolicyTerms of Service

© 2025 Tjakrabirawa Teknologi Indonesia. All Rights Reserved.